AYO MBELO NEGARI,NGURI-NGURI KEBUDAYAAN JAWI”

Posted: Februari 18, 2011 in Artikel Kejawen

Seiring berkembangnya zaman yang begitu pesat,teknologi yang begitu canggih,dan seiring surutnya rasa nasionalisme bangsa ini maka saya merasa prihatin melihat beberapa dari generasi penerus bangsa ini yang sudah melupakan budaya-budaya adiluhung nusantara yang menarik untuk di kaji ini dan di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya adalah salah satu dari beberapa generasi penerus bangsa yang sangat tertarik dengan kebudayaan nusantara ini khususnya kebudayaan jawa,ya maklumlah aku khan lahir dari keturunan orang jawa.sebenarnya saya ingin kebudayaan saya (khususnya budaya jawa) tetep lestari sepanjang masa,yang merupakan sebagai salah satu warisan leluhur kita .tetapi sayangnya banyak dari generasi muda yang mulai melupakannya.

Kebudayaan jawa adalah salah satu warisan leluhur kita yang cukup bagus n menarik untuk kita pelajari.saya tertarik dengan kebudayaan jawa sejak berumur 5 tahun-an ini tepatnya sejak aku masih sekolah di TK (taman kanak-kanak) ya maklumlah aku lahir dari keluarga seniman yang masih tetap mempertahankan kebudayaan daerahku.

Bahkan sering aku mengikuti pementasan2 kesenian daerahku (banyuwangi dan jawa) sehingga seiring bertambahnya usiaku maka semakin sukalah akan kebudayaan jawa ini,baik aku menginjak bangku SD,MTS, hingga SMA akupun tetep aktif dalam setiap acara pementasan kesenian daerah ini.

banyak kesenian daerah yang sering aku ikuti misalnya seperti tari gandrung yang berasal dari kota Banyuwangi,jedor ,kuntulan ,janger ,bahkan kesenian tari jaranan buto-pun aku sering aktif di dalamnya.pada saat itu aku aktif di salah satu kesenian jaranan buto yang bernama “wargo budoyo” yang merupakan suatu group kesenian jaranan buto yang cukup di kenal di daerahku.

So,jadi tidak heran-lah jika aku sangat gandrung akan kebudaya-an2 yang berbau jawa meskipun hal ini mungkin aneh di hadapan para pemuda di usiaku,tapi aku gak perduli coz seakan-akan budaya jawi sudah mendarah daging dalam jiwaku (tapi bukan berarti berpaham kejawen n gak suka music modern loe…).

Bahkan ada beberapa temen yang menganggapku aneh-lah,kampungan-lah,primitive-lah alah aku gak perduli apa kata mereka,ya sedikit2 aku jelaskan kepada temen2 q jika budaya jawa banyak mengandung filosofi yang menurut aku sangat cocok di terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari (tapi,kalau menurut mereka gak cocok ya terserah mereka-lah khan pendapat orang beda-beda yang penting kita saling menghargai pendapat setiap insan) beberapa filosofi yang aku ktahui antara lain,nglurug tanpo bolo,sugih tanpo bondho,digdaya tanpa aji lan menang tanpo ngasorake,tapi ingat kata2 pujangga jawa tersebut pu nya makna yang luas loe jadi jangan di terjemahkan secara harfiah saja,

so bwt temen2 yang berasal dari jawa khususnya,mari kita sama2 “mbelo negari,nguri-nguri kebudayaan jawi” meskipun sekarang aku sudah tidak aktif lagi dalam kesenian daerah sejak aku kuliah di salah satu universitas negeri di kota malang,ya meskipun jurusan yang ku ambil yaitu jurusan “MANAJEMEN” yang tentunya tidak ada sangkut pautnya dengan kebudayaan jawa,tapi aku tidak akan melupakan semangat para leluhur kita yang telah berupaya membentuk pribadi masyarakat yang harmonis “negrteni sangkan paraning dumadi/ngrteni sejatining urip”…..ayo kita sama2 melestarikan budaya leluhur kita tanpa meninggalkan budaya2 modern ini ,kalau bukan kita yang melestarikan budaya leluhur ,lalu siapa lagi?? Sebelum budaya yang cukup menarik ini di klaim oleh Negara lain gitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s