Bagaimana Membedakan Pingin dan Kersaning GUSTI?

Posted: Februari 17, 2011 in Artikel Kejawen

Setiap manusia sarat dengan keinginan. Keinginan tersebut senantiasa ada setiap waktu. Kalau kita lihat hati kita, maka setiap saat keinginan kita terhadap ini dan itu akan terus bertambah. Manusia memang ditakdirkan menjadi makhluk yang tidak akan pernah merasa puas.

Itulah yang disebut dengan keinginan. Dalam bahasa jawanya keinginan itu disebut kepingin atau biasa disingkat pingin. Pingin ini, pingin itu dan pingin banyak lagi yang lainnya. Setiap manusia pasti memiliki kepinginan.

Sementara itu, kersaning GUSTI merupakan hak prerogatif dari GUSTI ALLAH. Kita tidak bisa melakukan hal yang lebih maksimal jika sudah menjadi kersaning GUSTI yang dicapai hanya segitu.

Pertanyaan yang kini muncul adalah, apakah perbedaan pingin dan kersaning GUSTI? perbedaannya, pingin atau kepinginan dari setiap manusia senantiasa berada di bawah pengaruh dari hawa nafsu.

Sedangkan kersaning GUSTI adalah keinginan manusia yang sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Kersaning GUSTI lebih cenderung pada kepasrahan manusia setelah melakukan ikhtiar. Namun banyak manusia yang salah mengartikan bahwa mereka tidak melakukan ikhtiar apapun, namun menyebut hal itu sebagai kersaning GUSTI.

(kawruh-kejawen)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s